Wednesday, November 21, 2012

our story


Berawal dari keputusasaan yang kemudian berubah menjadi rezeki dari Yang  Maha Kuasa. Tanpa mimpi seorang ibu jalan-jalan di sebuah tempat yang bisa dibilang sepi, hanya orang sekitar yang berlalu lalang sambil membawa udang hasil tangkapan malam sebelumnya. Kadang sambil membawa ikan hasil budidaya daerah tambak.
Hasil ikan tersebut bermacan-macam ada ikan cukil atau kakap putih, mujair atau dikenal dengan nama ilmiahnya oreochromis mossambicus, bahkan tidak jarang mereka membawa kepiting dengan hasil yang baik kemudian dijual kepada pengepul. Kec. Rungkut kota surabaya lebih tepatnya boosem wonorejo di pojok dekat pintu air yang menghubungkan laut sebuah warung yang berdiri dari tahun 2005 hingga sekarang.
Dari warung kecil yang di tata dan berisi beberapa tempat duduk kecil agak memanjang di pinggir tambak yang dimiliki orang yang tinggal di daerah kedung baruk.

awal tahun merupakan awal yang berat namun tanpa lelah sang pemilik tetap bertahan hingga tahun ke-5. hingga memasuki tahun ke-6, bukan tahun yang biasa. Pada tahun ini sang pemilik mulai merasakan jerih payah yang awalnya per hari rata-rata 10-15 orang kini dapat dirasakan pengunjung mulai banyak.
" Siapa yang mau beli ? ", kata yang dilontarkan oleh pemilik tambak yang sekarang di tempati warung mak rum dan tidak jarang orang sekitar melontarkan pertanyaan yang sama kepada pemilik warung yang mulai di lirik oleh orang-orang sekitar. Mulai dari mahasiswa UNAIR, UNESA, ITS yang sedang mengambil prodi biolgi hingga para pemancing yang berdatangan dari berbagai daerah.

Maklum, daerah dimana warung mak rum berdiri adalah daerah yang sekarang menjadi daerah wisata bagi para penghuni kota metropolitan seperti Surabaya. Karena boosem, wonorejo adalah lahan hijau yang luas dan ditumbuhi tanaman bakau atau mangrove. Dan dikelilingi oleh tambak yang jadi surga para pemancing.

15jt rupiah, itu adalah angka yang ditawarkan oleh orang untuk kepemilikan hak atas " pondok tahu 71 ". Cukup tercengang waktu mendengar hal itu karena aneh ternyata ada yang tertarik dengan " pondok tahu 71 ".

by the way, nama pondok tahu merupakan nama yang diberikan oleh salah satu mahasisiwa yang sering nongkrong di warung mak rum yang kemudian saya tambahkan hingga menjadi " pondok tahu 71 ". Semoga anda menikmati kisah perjalanan warung mak rum dan jangan lupa datang ke tempat ini, anda akan ditawarkan berbagai kejadian yang menarik.

Monday, November 5, 2012

Java network Progamming and Distributed Computing


media komunikasi yang umum (seperti kabel jaringan, koneksi dial-up, dan nirkabel link). Kami menggunakan perangkat istilah dalam definisi ini ketimbang komputer, meskipun sebagian besar orang memikirkan jaringan sebagai sebuah kumpulan komputer, tentu konsep dasar dari sebuah jaringan pikiran sebagian besar orang 'adalah perakitan server jaringan dan mesin desktop.

Namun, untuk mengatakan bahwa jaringan hanyalah kumpulan komputer adalah untuk membatasi jangkauan perangkat keras yang dapat menggunakannya. Sebagai contoh, printer dapat dibagi di seluruh jaringan, sehingga lebih dari satu mesin untuk mendapatkan akses ke layanan mereka. Jenis-jenis perangkat juga dapat terhubung ke jaringan, perangkat ini dapat memberikan akses ke informasi, atau menawarkan layanan yang mungkin dikendalikan dari jarak jauh.

Memang, ada gerakan yang berkembang menuju menghubungkan noncomputing perangkat ke jaringan. Sementara teknologi ini masih berkembang, kami bergerak menuju networkcentric sebagai lawan model komputasi-sentris. Layanan dan perangkat dapat didistribusikan di seluruh jaringan bukannya terikat untuk mesin individu. Dengan cara yang sama, pengguna dapat berpindah dari mesin ke mesin, log on seolah-olah mereka duduk di terminal sendiri yang mereka kenal. Salah satu contoh menyenangkan dan populer dari sangat awal dalam sejarah jaringan adalah mesin soda terhubung ke Internet, memungkinkan orang di seluruh dunia untuk melihat berapa banyak kaleng tertentu rasa minuman yang tersedia. Sementara aplikasi sepele, itu melayani untuk menunjukkan kekuatan jaringan perangkat. Memang, sebagai jaringan rumah menjadi lebih mudah digunakan dan lebih terjangkau, kita mungkin bahkan melihat peralatan rumah tangga rutin seperti telepon, televisi, dan sistem home stereo terhubung ke jaringan lokal atau bahkan ke Internet.

Jaringan dan perangkat lunak standar seperti Sun Jini sudah ada untuk membantu perangkat dan berbicara keras satu sama lain dan lebih jaringan untuk memungkinkan instan plug-and-play fungsi. Perangkat dan layanan dapat ditambahkan dan dihapus dari jaringan (seperti, misalnya, ketika Anda mencabut printer Anda dan bawa ke kamar sebelah) tanpa perlu untuk administrasi yang rumit dan konfigurasi. Sekarang diantisipasi bahwa selama beberapa tahun ke depan, pengguna akan menjadi hanya sebagai nyaman dan akrab dengan jaringan-sentris komputasi seperti mereka dengan Internet.

Dan saya akan berbagi e-book tentang java networking, langsung saja di sedot.

Judul         : Java network Progamming and Distributed Computing

By                : David Reilly.Michael Reilly

Penerbit        : Addison Wesley

Format          : PDF

Cetak            : March 25, 2002

Halaman        : 351

Download